Tuesday, 28 April 2026

My Books Review

 





















MINHAJUL MUSLIM

RUJUKAN : https://archive.org/download/Kitab_Terjemahan/MINHAJULMUSLIM.pdf

KITAB INI PANDUAN LENGKAP SEORANG MUSLIM. IN SHAA ALLAAH.






Dalam kitab aslinya (Minhajul Muslim), Bab Aqidah merupakan Bab Pertama (BAB I) yang menjadi pondasi dasar seluruh isi kitab sebelum memasuki Bab Adab, Akhlak, Ibadah, dan Muamalah.



STRUKTUR DAN MATERI BAB AQIDAH (MINHAJUL MUSLIM)

Secara sistematis, pembahasan Aqidah dalam Kitab Minhajul Muslim mencakup pasal-pasal berikut:

1) IMAN KEPADA ALLAAH SWT


    • Keberadaan dan Ketauhidan Allah (Tauhid Rububiyah, Uluhiyah, serta Asma wa Sifat). 

      ara ulama menyimpulkan ajaran tauhid daripada Al-Quran dan Sunnah kepada tiga kategori utama:

      1. Tauhid Rububiyyah (Keesaan Penciptaan & Pentadbiran)

        Meyakini bahawa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemilik, Pemelihara, dan Pengatur seluruh alam semesta.

        • Dalil Al-Quran: "Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa." (Surah Al-Ikhlas: 1)

      2. Tauhid Uluhiyyah / Ubudiyyah (Keesaan Sembahan & Ibadah)

        Mengarahkan seluruh bentuk ibadah (solat, doa, tawakal, niat) hanya kepada Allah semata-mata tanpa menyekutukan-Nya. Ini merupakan intipati utama kalimah Laa ilaaha illallah.

        • Dalil Al-Quran: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (Surah Az-Zariyat: 56)

      3. Tauhid Asma' wa Sifat (Keesaan Nama & Sifat)

        Menerapkan dan menetapkan nama-nama serta sifat-sifat kesempurnaan bagi Allah sebagaimana yang dinyatakan dalam Al-Quran dan Hadis Sahih, tanpa menyamakan-Nya dengan makhluk (tasybih) atau menafikan maknanya (ta'til).

        • Dalil Al-Quran: "...Tiada sesuatupun yang seumpama dengan-Nya, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (Surah Ash-Syura: 11

      Mengikut hadis-hadis Nabi SAW, tauhid merujuk kepada tindakan mengesakan Allah SWT dari segi penyembahan, penciptaan, serta pengakuan terhadap nama dan sifat-sifat-Nya.

      Makna tauhid secara terperinci berasaskan dalil-dalil hadis sahih:

      • Mengesakan Allah dalam Ibadah (Tauhid Uluhiyyah):
        Mengikhlaskan seluruh bentuk penyembahan hanya kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.

        Nabi SAW bersabda: "Barangsiapa yang mati dalam keadaan mengetahui (meyakini) bahawa tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dia pasti masuk syurga." (HR. Muslim)

      • Pengakuan terhadap Kalimah Syahadah (Laa Ilaaha Illallah):
        Mengakui dan mengamalkan ikrar bahawa tiada sesembahan yang berhak diabdikan diri melainkan Allah.

        Dalam Hadis Mu'adz bin Jabal RA, apabila Nabi SAW mengutusnya ke Yaman, baginda berpesan: "Sesungguhnya engkau akan mendatangi kaum Ahli Kitab, maka hendaklah perkara pertama yang engkau serukan kepada mereka ialah mentauhidkan Allah (supaya mereka mentauhidkan Allah)." (HR. Bukhari & Muslim)

      • Fitrah Asal Setiap Manusia:
        Mentauhidkan Allah ialah pegangan asal yang telah ditanam dalam jiwa setiap insan sejak dilahirkan.

        Nabi SAW bersabda: "Setiap anak dilahirkan di atas fitrah (agama tauhid), maka kedua ibu bapanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi." (HR. Bukhari)

      Kesimpulannya, tauhid mengikut hadis bukan sekadar ucapan di bibir, malahan penyerahan jiwa secara mutlak untuk meyakini keesaan Allah dan menjauhi sebarang perbuatan syirik.

    • Bukti-bukti keberadaan Allah melalui tanda-tanda kekuasaan-Nya di alam semesta.

    • Kewajiban mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah dan menjauhi syirik.


Iman kepada Malaikat-malaikat Allaah.


  • Hakikat keberadaan malaikat sebagai makhluk gaib yang diciptakan dari cahaya.

  • Tugas-tugas utama para malaikat (seperti Jibril, Mikail, Israfil, Munkar-Nakir, dll.) dan sikap seorang muslim terhadap mereka.

Iman kepada Kitab-kitab Allaah.

  • Kewajiban mempercayai seluruh kitab suci yang diturunkan kepada para nabi (Taurat, Zabur, Injil, dan Suhuf).

  • Kedudukan Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir yang memelihara, menyempurnakan, dan menghapus syariat kitab-kitab sebelumnya.

Iman kepada Nabi dan Rasul Allaah



  • Hakikat kenabian dan kerasulan serta fungsi diutusnya para rasul kepada umat manusia.

  • Sifat-sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi para rasul.

  • Keyakinan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir (Khatamun Nabiyyin).


Iman kepada Hari Akhir (Hari Akhirat)

  • Tanda-tanda kiamat (kecil dan besar).

  • Peristiwa kehidupan setelah kematian: alam barzakh (kubur), kebangkitan (ba'ats), padang mahsyar, hisab, mizan (timbangan), telaga (haudh), dan jembatan (shirath).

  • Balasan akhir: Surga (Al-Jannah) dan Neraka (An-Nar).
  1. Iman kepada Takdir (Qada' dan Qadar)

    • Meyakini ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu, pencatatan takdir di Lauh Mahfuzh, kehendak Allah (masyi'ah), dan penciptaan segala perbuatan.

    • Keseimbangan antara berserah diri kepada takdir Allah dan kewajiban ikhtiar (usaha) serta doa.


_________________________________________________________________________________








Title : GLOW INSIDE & OUT (Auni Baharin)

"...Life is a ship towards an eternal destination: Paradise in the Hereafter. Positive emotions is one of the cargo..."

"..Allah has tested some of us with psychological illnesses. However, all of us have the choice to work to improving out well-being, no matter where our starting point is..." 

"...If emotion is a creature, it would have been headed dragon that could spit fire as well as spray water. The dragon could either be your best friend or your worst nightmare. Its fire could warm you when you are freezing or burn you when it is not tamed. Its water could either cool down the scorching heat that you feel or leave you shivering in the cold. That is why we need the skills to tame this wild dragon called Emotions..."

"...Emotions are a gift from Allah that allows us to point a more colourful life canvas..."

:...To build resilience, having faith in Allah is crucial. It's like a heavy anchor grounded on the seabed. Despite the violent waves and undercurrent that may sway us, faith in Allah keeps us steady. We may feel shaken with fear and restlessness, but we still have a rope to hold on to dearly...."

.....when we realise how many ni’mah Allaah has bestowed upon us, what else can we do but show our gratitude to Him.....

.....To build resilience, having faith in Allah is crucial. It's like a heavy anchor grounded on the seabed. Despite the violent waves and undercurrent that may sway us, faith in Allah keeps us steady. We may feel shaken with fear and restlessness, but we still have a rope to hold on to dearly....

.....The human soul is stack of dry firewood. It has the potential to burn bright and eliminate darkness, but it still needs a spark to start the fire. That spark is what I call motivation..

....Motivation is the drive or energy that propels us to move towards our goals....

....It is important that we have the right content, but it is also important to present it in a beautiful and strategic way....

....Human are tested with obstacles to unearth the gold within them....


  Today's Reminder Pembentukan alam ini adalah semata-mata untuk mentauhidkan Allaah Yang menciptakan kita ialah Allaah,  Yang menciptak...